Balita Asal Makassar Korban Penculikan dan Perdagangan Berhasil Ditemukan, Dua Pelaku Ditangkap di Sungai Penuh

oleh -211 Dilihat
oleh

Kasus Penculikan dan Perdagangan Anak Lintas Provinsi Berhasil Diungkap, Balita Asal Makassar Diselamatkan di Sungai Penuh

Laporan Sungai Penuh – Kepolisian Republik Indonesia berhasil mengungkap kasus penculikan dan perdagangan anak lintas provinsi yang terjadi antara Sulawesi Selatan dan Jambi. Seorang balita perempuan asal Makassar, Bilqis Ramdhani, yang diculik dan dijual senilai Rp 80 juta kepada kelompok Suku Anak Dalam (SAD) di Kabupaten Merangin, Provinsi Jambi, akhirnya berhasil ditemukan dalam keadaan selamat.

Dua pelaku diduga terlibat dalam kasus ini, yaitu Meryana dan Adefriyanto Syaputera. Keduanya ditangkap di Kota Sungai Penuh oleh Tim Gabungan pada Jumat, 7 November 2025, sekitar pukul 13.00 WIB. Penangkapan ini merupakan hasil kerja sama dan sinergi cepat antara Satreskrim Polrestabes Makassar, Tim Resmob Polda Jambi, dan Tim Opsnal Satreskrim Polres Kerinci.

Menurut keterangan pihak kepolisian, kedua pelaku dilacak dan diamankan tanpa perlawanan di sebuah rumah yang terletak di Jalan H. Bakri Koto Tinggi, Kota Sungai Penuh. Barang bukti yang terkait dengan transaksi penjualan anak tersebut turut disita untuk proses hukum lebih lanjut.

Kepala Kepolisian Daerah Jambi, melalui pernyataannya, menekankan bahwa kasus ini menyoroti bahaya perdagangan anak lintas provinsi dan pentingnya kerja sama antar-instansi kepolisian di berbagai daerah. “Kasus ini menunjukkan bahwa tindak kejahatan perdagangan anak masih terjadi dan memerlukan perhatian serius dari semua pihak, termasuk masyarakat, aparat penegak hukum, dan lembaga perlindungan anak,” ujarnya.

Sementara itu, pihak keluarga korban mengungkapkan rasa syukur dan lega atas keselamatan Bilqis. Mereka berharap agar para pelaku dihukum seberat-beratnya sesuai dengan peraturan perundang-undangan yang berlaku, serta agar sistem pengawasan terhadap kasus perdagangan anak dapat diperkuat di masa depan.

Kasus ini kini ditangani oleh Satreskrim Polres Kerinci untuk proses penyelidikan lebih lanjut, termasuk memastikan apakah ada jaringan lain yang terlibat dalam perdagangan anak lintas provinsi. Aparat kepolisian juga berencana meningkatkan patroli dan pengawasan di daerah rawan demi mencegah terulangnya kasus serupa.

Indosat

No More Posts Available.

No more pages to load.